97 persen area terbakar di Maluku Utara berada di luar hutan
24.288
titik panas terekam satelit di Maluku Utara, 1 Maret–31 Oktober 2026. Titik panas adalah anomali suhu permukaan, bukan jumlah kebakaran, dan angka ini termasuk sumber panas tetap seperti smelter dan gunung api.
Pilih kategori atau kotak untuk menyorot. Sumber: Nusantara Atlas (TheTreeMap), area terbakar bulanan kumulatif 1 Januari–30 September 2026 (diakses 24 Oktober 2026) dan titik panas harian (diakses 31 Oktober 2026). Persentase dan padanan lapangan sepak bola (105 × 68 m) dihitung dari data tersebut. Diolah oleh Bahalo Project x Mongabay