Tentang Kami

Bahalo Project atau BP adalah sebuah inisiatif kecil jurnalisme publik di Maluku Utara dengan cita-cita besar menjadi gerakan jurnalisme baru: melayani kepentingan masyarakat, kelompok rentan dan minoritas, yang paling terdampak tetapi juga paling sering diabaikan suaranya.

Bahalo Project bukan media yang berafiliasi dengan kekuasaan, jaringan pemodal kelas kakap, apalagi partai politik. Inisiatif kecil dengan segala keterbatasan ini memilih jalan menjadi media alternatif: tidak akan pernah bersekutu dengan penindas, siapapun dan dalam kondisi bagaimanapun.

Nama media kecil ini kami ambil dari kosakata lokal, Bahalo, yang berarti mengolah sagu. Sagu adalah simbol ketahanan pangan, pengetahuan lokal, dan keterikatan sosial turun temurun yang sudah menjadi identitas masyarakat Maluku. Filosofi ini menjadi dasar kerja jurnalisme kami: menggali, mengolah, dan menyajikan kisah-kisah yang luput diliput oleh media arus utama.

Kami memakai nama Bahalo sebagai ide jurnalisme publik berbasis advokasi dengan mengusung narasi tanding: melawan cerita tunggal kekuasaan yang memproduksi kosakata “kemajuan” sekadar pembangunan dan investasi, sementara saat yang sama, kampung-kampung dihancurkan, hutan dibabat, tanah dirampas, laut dicemari, dan masyarakat dipaksa menanggung krisis yang tidak mereka ciptakan.

Narasi “kemajuan” terlalu sering dipakai membungkam kritis dan mengabaikan suara warga. Mereka yang mempertahankan tanah, hutan, sungai, dan kampung, justru dicap anti-pembangunan, dikriminalisasi, bahkan disingkirkan dari ruang hidupnya.

Sebagai jurnalisme independen, kami memilih berdiri bersama mereka yang melawan: masyarakat yang mempertahankan wilayah adatnya, ruang lautnya yang dirusak, petani yang kehilangan tanah, perempuan dan anak-anak yang menanggung daya rusak skala besar dari krisis ekologis, juga bersama kelompok minoritas di kota dan desa yang hidupnya terus dikorbankan.

Kami percaya, kerja jurnalisme publik tidak hanya menyampaikan informasi. Lebih dari itu, menjadi media advokasi bersama komunitas untuk merawat ingatan kolektif, mengarsipkan pengetahuan lokal, menyebarkan cerita-cerita perlawanan, sekaligus mendorong pemulihan bagi masyarakat yang ruang hidupnya dirusak dan dikorbankan atas nama pembangunan.

Kami juga percaya bahwa ketika kampung dan ruang hidup rusak dan disingkirkan, yang lenyap bukan hanya rumah, kebun, atau tanah. Tetapi juga bahasa, pengetahuan lokal, hubungan manusia dengan alam, serta ingatan kolektif tentang ruang dan cara hidup yang diwariskan turun-temurun. Karena itu, mendokumentasikan cerita-cerita dan inisiatif pemulihan juga bagian dari menjaga masa depan.

Dengan segala keterbatasan, jurnalisme publik independen tidak mungkin berdiri dan berjalan sendiri. Inisiatif ini hanya bisa hidup dan bertahan sedikit lebih lama melalui kerja-kerja kolektif: kolaborasi antar media, komunitas warga, organisasi masyarakat sipil, jaringan solidaritas, dan siapapun yang punya cita-cita dan prinsip yang sama.


Diterbitkan oleh PT Bahalo Media Halmahera

Nomor Badan Hukum: AHU-0017093.AH.01.01.TAHUN 2026

Alamat Redaksi

Jl. Ake Sako, Kel. Dufa-Dufa, Ternate Utara, Kota Ternate

Kontak

Nomor WhatsApp: 0853-9409-6426

Email redaksi: redaksibahalo@gmail.com

Kolaborasi: bahaloproject@gmail.com